Pada Saatnya

Pada Saatnya

Pada saatnya, kamu harus sendiri, memang sendiri. Dengan deburan ombak, malam Jumat, gonggongan anjing.

Kamu harus bisa sendiri. Karena kamu memang ditakdirkan untuk terbiasa sendiri, bukan.

Dan, kamu bodoh sekali! Karena berpikir ia akan berpikiran sepertimu. Kamu bodoh sekali!

Di sini, di Tanjung Ringgit, saya menjadi dirinya. Kamu bodoh sekali!

– Lombok, 2012

Leave a Reply